Tiga Destinasi Pantai Pasir di Pinggiran Danau Toba

Teduhnya Pantai Situngkir dengan Rimbunnya Pohon Sukkean 

Keindahan pasir putih dan pohon Sukkean dengan akar menjuntai menjadi primadona di Pantai  Situngkir di Desa Situngkir, Pangururan, Samosir, Sumatera Utara,yang berara di pinggir Danau Toba. Pemandangan pohon beringin dengan akar menjulang juga menjadi pemandangan yang menarik.

Pantai yang baru dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Samosir kini menjadi tempat favorit baru dan menawarkan penginapan nyaman di pinggir pantai.

Areal pantai Situngkir juga sudah dilengkapi dengan Jogging Track serta balon balon pembatas pantai dan banana boat, spead boat dan kapal keliling.

Potensi pantainya yang diselimuti pantai pasir putih sepanjang 876 meter  akan menjadi objek wisata yang bisa membanggakan Kabupaten Samosir.

Pantai Situngkir terletak di kecamatan Pangururan, kabupaten Samosir. Untuk mencapai lokasi ini Anda bisa memilih satu dari 3 rute yang tersedia. Rute pertama adalah Medan-Berastagi-Kabanjahe. Dari Tigaras Anda bisa menumpang fery atau kapal penumpang menuju ke Simanindo dan dilanjutkan ke Parbaba. Alternatif kedua bisa dicapai melalui Medan – Siantar. Dari parapat Anda bisa menyebrang ke Tomok Parbaba. Sedangkan yang terakhir, Anda bisa menempuh Medan – Berastagi – Kabanjahe – Sidikalang – Tele – Parbaba.

Ada juga Pantai Sibolazi yang hanya sekitar 1,5 kilometer dari dermaga penyeberangan Simanindo-Tiga Ras, atau 3 km dari Pantai Situngkir sehingga memudahkan bagi siapapun untuk datang menikmati pantai ini.

Pantai yang terletak di pinggir jalan raya Kota Pangururan menuju Simanindo ini hanya membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit untuk tiba di tempat ini dari pusat Kota Pangururan dan 5 menit menuju dermaga, cukup memudahkan wisatawan yang ingin berwisata tapi tidak membawa kendaraan saat menyeberang dari dermaga Simanindo.

sukkena

 

/////

Pantai dengan Taman Bunga Kenikir

IMG_5503(1)

Pantai Hoda yang berada di Desa Simanindo, Samosir, Sumatera Utara layak menjadi destinasi bagi anda yang mengunjungi Samosir dan ingin mengeksplore objek wisata baru yang tidak kalah menawan dan dapat melihat view terbaik Danau Toba.

Keunggulan Pantai Hoda terletak pada pemandangan bunga bewarna cerah kuning dan orange serta bebatuan yang kerap kali juga dihinggapi burung bangau. Pantai Hoda dibuat sedemikan unik, ada ratusan bunga cosmos atau kenikir yang menghiasi area pinggiran Danau Toba yang berpasir putih tersebut.

Bunga dengan warna cerah kuning serta orange tersebut membuat kesan ceria dan menarik perhatian pengunjung, khususnya untuk piknik keluarga, menikmati view sunset romantis bersama pasangan atau untuk sesi foto pra wedding.

Bagi anda yang ingin menyusuri danau menggunakan sampan bebek atau kapal boat juga bisa. Ada sewa kapal boat dan sampan bebek yang akan membawa wisatawan berkeliling sekitar danau.

Atau bermain air dan berenang sekitar area pinggir pantai yang dangkal . kawasan Pantai Hudo tidak terlalu dalam di kawasan pinggirnya. Sehingga wisatawan bisa bermain air, baik berenang atau menggunakan ban.

Di sepanjang pinggir pantai, juga ada pondok untuk wisatawan bersantai makan makanan bekal yang dibawa dari rumah atau memesan makanan di kantin Pantai Hoda.

Kawasan Parbaba mungkin memiliki deretan pantai pasir yang sama, tapi tidak dengan pengeleloannya. Pantai Hoda memiliki daya tarik pada bunga yang ditanami di sepanjang area pasir. Jika sedang mekar-mekarnya, warna orange dari bunga akan membuat pemandangan sekitar pantai cerah dan indahnya bukan main.

Wisatawan juga tidak dipungut banyak pembayaran. Hanya membayar uang sewa pondok jika ingin makan makanan bekal yang di bawa dari luar atau menggunakan pondok dengan gratis jika memesan makanan dan minuman dari kantin.

Sewa pondoknya pun murah hanya Rp 20 ribu, sewa sampan bebek Rp 10 ribu dan kapal boat tergantung tujuan. Sedangkan retribusi uang masuk dan parkir gratis.

Untuk menuju lokasi tersebut sedikitnya ada tiga jalur. Jalur pertama dari Medan, bisa melakukan perjalanan melintasi Berastagi di daerah Karo, memasuki Simalungun perbatasan Karo-Simalungun–Dolok-Pangururan menggunakan bus Sampri di terminal Simpang Pos dengan ongkos Rp 75 ribu sampai Pangururan dan menyambung angkutan umum jurusan Parbaba dengan ongkos Rp 15 ribu.

Jalur kedua adalah dari Medan melalui Pematangsiantar-Sidamanik-Tigaras bus jurusan Siantar dengan ongkos Rp 55 ribu. Melalui jalur ini, wisatawan menyeberang dari Tigaras ke Simanindo (Samosir) dengan ongkos Rp 8 ribu. Atau menggunakan bus jurusan Medan-Parapat di terminal Amplas dengan ongkos Rp 55 ribu dan menyeberang ke Tomok dengan kapal feri, kemudian menyambung kembali dengan angkutan umum jurusan Parbaba dengan biaya Rp 10 ribu.

///////

Pantai Pasir Difasilitasi Permainan Anak

bul bul

 

plo

Objek wisata Pantai Lumban Bulbul yang berada di Desa Bulbul, Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara mengandalkan keindahan pantai Danau Toba secara bertahap mulai dibenahi, kunjungan wisatawan lokal dan domestik terus meningkat ke pantai tersebut.

Pantai pasir putih yang landai menjadi hal yang langka ditemui di sepanjang tepian pantai Danau Toba, serta keindahan pemandangan panorama bukit, awan biru di atas Danau Toba, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Pantai Bulbul.

Pemerintah Kabupaten Toba Samosir berupaya memoles kawasan pantai Lumban Bulbul dengan membangun beberapa fasilitas pendukung, yakni lahan parkir, taman bermain, jalan setapak, galery shop, kamar mandi, dan panggung terbuka. Untuk sewa kano ukuran besar Rp 30 ribu per jam, sedangkan yang kecil Rp 20 ribu per jam. Untuk pondok juga hanya berkisar Rp 10 ribuan, ada juga sewa sampan plastik minimalias untuk anak-anak Rp 5 ribuan dan sewa  pelampung Rp 5- Rp15 ribuan tergantung ukuran.

Kemudian ada Pantai Lumban Silintong, Desa Lumban Silintong, Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara atau sekitar 3 kilometer dari Lumban Bulbul. Pantai ini menawarkan pinggiran Danau Toba yang jernih dan menjadi pemandian favorit warga setempat..

Pemandian Lumban Silintong beruntung masih bisa mempertahankan kejernihan airnya sehingga wisatawan tidak kecewa saat menyambangi pantai Danau Toba yang dipenuhi batu besar ini.

Selain jernih, keunggulannya juga terletak pada kedalamannya yang masih bisa dijangkau orang yang tidak bisa berenang. Sekitar 4 meter pinggiran pantai hanya 0,5 hingga 1,5 meter, sehingga anak-anak pun menjangkaunya dan bisa bermain di pinggiran.

Wisatawan juga tidak perlu khawatir soal makanan dan minuman, karena ada warung yang cukup lengkap menawarkan aneka mie, nasi goreng hingga nasi sayur dan aneka minuman dingin. Santapan wajib saat makan siang atau makan malam di Lumban Silintong tentunya menu Ikan Mas Bakar dengan bumbun asli Batak di sepanjang warung terapung sekitar pinggiran Danau Toba.

Tidak selengkap fasilitas Lumban Bulbul yang memiliki fasilitas alat bermain anak di pinggiran pantainya seperti ayunan dan plosotan, pondok hingga sewa samoan plastik untuk mengelilingi pantai, di Lumban Silintong lebih ke wisata duduk santai menikmati pemandangan dan ketenangan usai mandi.

Karena, selain tempatnya tenang, pemandangan di sana cukup bagus. Selain pemandangan perbukitan, sesekali kapal penumpang besar juga lewat. Pasalnya, ada dermaga tempat pemberhentian kapal menjemput tamu hotel Tiara Bunga.

Pengunjung yang dari luar daerah juga tidak usah khawatir, karna disana juga ada penginapan mewah Tiara Bunga dan Ompu Ati berkisar Rp 350 ribu hingga Rp 1 jutaan. Bagi yang ingin hemat, ada juga penginapan kelas melati Rp 200 ribu tepat di samping Ompu Ati.

Untuk mencapai Lumban Silintong dari pusat kota hanya 2-3 kilometer, menuju objek wisata ini sudah Aspal dan lumayan bagus dan lebar. Sebelum sampai di Pantai Pasir putih, dalam perjalanan wisatawan akan  disuguhi pemandangan keindahan Danau Toba.

Lokasi ini cukup dekat dari pusat kota ini, membuat lokasi ini cukup mudah untuk diakses. Lumban Silintong berada di jalan lintas, lewat jembatan menuju pusat kota Balige belok kiri, tidak sampai 1 kilometer akan melihat bukit tinggi yang gundul, di depannya anda sudah bisa menemukan pemandian Lumban Silintong.

Bagi pengunjung yang tidak memiliki kendaraan, dapat menggunakan jasa becak bermotor untuk menuju lokasi tarifnya hanya Rp 5 ribu di simpang Desa Lumban Silintong.

ayunan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s