Dari Bukit Tulas, Ada View Danau Toba yang Tersembunyi

TRAVELER-APES–Anda tertarik melihat keindahan Danau Toba dari atas bukit tanpa harus mendaki dan tracking berjam-jam?

Anda bisa melihat keindahan Danau Toba dari Bukit Pangururan. Bukit ini menjadi satu diantara bukit yang menawarkan view terbaik Danau Toba yang dikeliling perbukitan hijau dan pulau nan eksotis di Pangurururan, Samosir, Sumatera Utara.

Tidak perlu mendaki, Bukit Pangururan atau disebut bukit Tulas oleh penduduk sekitar sudah diaspal dan bisa dijangkau dengan sepeda motor. Tidak untuk mobil karena jalannya kecil.

Bukit ini berada di di belakang Hot Spring Pangururan. Ada jalan aspal yang kecil satu arah yang dapat membawa anda ke area bukit tersebut. Bisa dibilang pemandangan Danau Toba dari bukit pangururan merupakan sudut tersembunyi.

Untuk mendaki bukit tersebut agar mendapat view terbaik pulau bukit tersebut, anda hanya cukup mendaki sekitar 200 meter dengan struktur tanah yang tidak terlalu miring.

bukit pa

Jika dari Pangururan, anda bisa naik ke atas lokasi objek wisata Hot Spring Pangururan. Ada jalan beraspal menuju desa di kaki gunung Pusuk Buhit. Dari situ, sekitar 2 kilometer ada gang kecil yang berbatu, yang juga menjadi lokasi pengerukan tanah. Dari situ wisatawan bisa masuk dan mengikuti jalan berbatu hingga melihat bukit tinggi.

Dari sana ada bukit yang bisa anda daki untuk melihat pulau kecil yang hanya berupa bukit yang tidak memiliki pepohonan hingga tanah datar. Hanya tumbuhan semak belukar yang tampak dari atas bukit tersebut.

bukit pan

Untuk mendaki bukit tersebut agar mendapat view terbaik pulau bukit tersebut, anda hanya cukup mendaki sekitar 200 meter dengan struktur tanah yang tidak terlalu miring.

Untuk menuju lokasi tersebut sedikitnya ada dua jalur. Jalur pertama dari Medan, bisa melakukan perjalanan melintasi Berastagi di daerah Karo, memasuki Simalungun perbatasan Karo-Simalungun–Dolok-Pangururan menggunakan bus Sampri di terminal Simpang Pos dengan ongkos Rp 75 ribu sampai Pangururan dan menyambung angkutan becak bermotor Rp 15 ribu.

Jalur kedua adalah dari Medan melalui Pematangsiantar-Sidamanik-Tigaras bus jurusan Siantar dengan ongkos Rp 55 ribu. Melalui jalur ini, wisatawan menyeberang dari Tigaras ke Simanindo (Samosir) dengan ongkos Rp 8 ribu. Atau menggunakan bus jurusan Medan-Parapat di terminal Amplas dengan ongkos Rp 55 ribu dan menyeberang ke Tomok dengan kapal feri, kemudian menyambung kembali dengan angkutan umum jurusan Pangururan dengan biaya Rp 10 ribu dan naik bettor dari simpang Hot Spring.

Biaya penyeberangan perorangnya jika menaiki kapal Ajibata sekitar Rp 10 ribu perorangnya dan Rp 25 ribu perkendaraan roda 4. Sedangkan melalui pelabukan Tigaraja hanya Rp 5 ribu perorang dan Rp 10 ribu perkendaraan sepeda motornya.

Jika wisatawan ingin merasakan kapal yang lebih nyaman, tanpa ada barang bawaan kendaraan wisatawan lainnya, dapat juga menyeberang dengan kapal wisata di pinggir Parapat, dengan biaya yang sedikit mahal, sekitar Rp 15 ribu perorangnya.

Namun biasanya itu adalah kapal feri carteran (wisata) yang berangkat jika kapal sudah penuh.  Keuntungannya kalau menggunakan Feri wisata, wisatawan akan dibawa dulu melihat Batu Gantung sebelum menuju Samosir.

Atau jika ingin cepat dan menyusuri danau dengan goncangan ombak yang kuat dapat juga dengan kapal boat, namun sedikit mengocek kantong karena dibandrol Rp 500 ribu perkapalnya. Kapal boat akan membawa anda sepuasanya menyusuri danau.

pangur

pangu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s